Lunak dan Lugas Dalam Informasi

Komunikasi Antar Pribadi


Sender receiverPada pembahasan ini saya akan mencoba memperkenalkan tentang definisi dan prinsip-prinsip Komunikasi antar pribadi (KAP). Berikut adalah beberapa pengertian dari pakar komunikasi tentang KAP.

“Interpersonal communication as the sending of message by one person and the receiving of the messages by another person, or small groups of persons, with some effect and with opportunity for immediate feedback” –Joseph DeVito

“Communicate face to face with immediate feedback and the ability to adapt to each others output” –Sarah Trenholm

“Is person to person communication, two people are invalued in process” –Robert G.King

“The process of interacting simultaneously and sharing mutual influence with another person”Steven A. Beebe, Susan J. Beebe dan Mark V. Remond

“Dyadic communications occurs when two individuals accept one another as the mayor point of attention responding to each other to simultaneously influence and be influence” –Rudolp Verderber

“Is communication that occurs between two or more persons in process of relating, interpersonal communication is the complicated process of sharing meaning” –Jacquelyn B. Carr

Dari beberapa pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa KAP merupakan aktivitas komunikasi yang berlangsung antara dua individu dalam latar (setting) pribadi. Komunikasi antar pribadi merujuk pada kualitas interaksi diantara individu-individu. Dalam interpersonal komunikasi kita memperlakukan orang lain sebagai individu-individu (subyek). Sedangkan dalam impersonal communication kita memperlakukan individu-individu sebagai obyek. Definisi diatas tidak bererti bahwa impersonal communication merupakan aktivitas komunikasi yang bermakna tidak baik (cruel). Namun fakta yang perlu dipahami bahwa tidak semua interaksi yang terjadi antara dua individu adalah interpersonal communication.

Martin Buber membedakan hubungan antar pribadi dalam dua kategori : 1. Hubungan Aku-Engkau (I-You) 2. Hubungan Aku-Itu (I-It). Dalam hubungan Aku-Engkau, orang lain diterima, diakui dan diperlakukan sebagai pribadi yang memiliki ruang gerak untuk menjadi dirinya sendiri. Sedangkan dalam hubungan Aku-Itu, orang lain diperlakukan sebagai obyek untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan Aku.

Perbedaan karakteristik

Perbedaan karakteristik Interpersonal Communication dan Impersonal communication adalah yang pertama, dalam hubungan interpersonal, kita cenderung mengklasifikasikan orang lain melalui penggunaan label-label tertentu. Kedua, Aturan-aturan interaksi yang dibakukan dalam arti bagaimana harus bersikap dan berperilaku ketika dua orang yang belum saling mengenal bertemu untuk pertama kalinya. Perbedaan ketiga, jumlah informasi yang dimiliki setiap individu ketika berkomunikasi karakteristik tersebut bermakna bahwa ,informasi yang bersifat public merupakan ekspresi yang paling banyak dipertukarkan dalam interaksi awal. Semakin tinggi frekuensi dan intensitas komunikasi diantara individu-individu yang terlibat, maka interaksi yang berlangsung menjadi interpersonal.

Perspektif KAP

Ada beberapa perspektif dalam komunikasi antar pribadi :

1.Situasional : Interaksi tatap muka antara dua orang dengan potensi umpan balik langsung

2.Definisi berdasarkan Componen (Componential) : Menjelaskan komunikasi antar pribadi dengan mengamati komponen-komponen utamanya, dalam hal ini adalah penyampaian pesan oleh satu orang dan penerimaan pesan oleh orang lain dengan berbagai dampaknya dan dengan peluang untuk memberikanumpan balik segera. (Joseph DeVito)

2.Hubungan diadik (Relational Dyadic) : Komunikasi antar pribadi didefinisikan sebagai komunikasi yang berlangsung diantara dua orang yang mempunyai hubungan yang mantap dan jelas. Dari definisi ini hampir tidak mungkin ada komunikasi dua orang (diadik) yang bukan komunikasi antar pribadi. Hampir tidak terhindarkan selalu ada hubungan tertentu diantara dua orang. Definisi ini disebut sebagai definisi diadik.

4.Definisi berdasarkan pengembangan  (Developmental) : komunikasi antar pribadi dapat dilihat debagai persoalan derajat/tingkat (as matter of degree). Artinya komunikasi akan menjadi interpersonal bila individu-individu yang menjalin hubungan telah saling mengenal. Dengan demikian, komunikasi antar pribadi akan berkembang ketika individu-individu yang terlibat telah saling mengenal dengan baik. (OD/Oerip)

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Tag Cloud

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 274 other followers

%d bloggers like this: